PUBLIKANews.ID, BOROKO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dr Jusnan C. Mokoginta MARS, Selasa (10/03/2026) meminpin Inspeksi Dadakan (Sidak) terhadap kelangkaan LPG 3 Kg.
Hal ini menyusul adanya keluhan masyarakat yang merasa kesulitan untuk mendapatkan Gas bersubsidi ukuran 3 Kg di hampir semua pangkalan resmi di Kabupaten Bolmut.
Bahkan Sekda dan tim yang terdiri dari Kejaksaan Negeri, Polres Bolmut, Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perdagangan dan Satpol PP, menemukan adanya penjualan LPG 3 Kg menembus angka Rp. 40.000 hingga Rp. 60.000/tabung di tingkatan pengecer.
Selain melebihi Haraga Eceran Tertinggi (HET), ditemukan juga ada penjualan gas LPG 3 Kg oleh pengecer yang tidak terdaftar sebagai pangkalan resmi. Sehingga, tidak berada dalam pengawasan langsung sistem distribusi resmi LPG bersubsidi.
Tim juga mendapat informasi dari beberapa penjual gas LPG 3 Kg yang diperdagangkan tersebut diperoleh dari luar wilayah Kabupaten Bolmut. Yakni, berasal dari pangkalan maupun warung di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Kotamobagu yang dibawa masuk ke Bolmut untuk diperdagangkan dengan harga yang melebihi HET.
Kelangkaan gas LPG ini juga dipicu oleh permintaan yang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah Kepala Keluarga (KK) serta meningkatnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menggunakan LPG 3 Kg sebagai sumber energi utama dalam operasional usaha.
Sehingga itu Pemerintan Kabupaten Bolmut melalui instansi terkait akan terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi gas LPH 3 Kg bersubsidi di masyarakat serta melakukan koordinasi dengan Pemerintan Provinsi Sulut guna menyampaikan kondisi rill di lapangan.
Selain itu, juga akan mengusulkan penambahan kuota tabung gas LPG bersubsidi untuk wilayah Kabupaten Bolmong Utara. Agar, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi serta stabilitas harga dan distribusi gas LPG 3 Kg tetap terjaga.
Tidak hanya soal kelangkaan gas LPG, Tim gabungan juga melakukan Sidak di Pasar Rakyat Boroko untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di bulan suci ramadhan ini dan menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri.(spl)










